INSPIRASI BANGSA
Sabtu, 11 Juni 2016
Sabtu, 23 April 2016
PENGORGANISASIAN PERS DAKWAH
A.
Pengertian
Organisasi dan Pengorganisasian
Secara definitive Gibson, organisasi sebagai suatu unit kerja yang
terkoordinasi terdiri dari setidaknya dua orang dan berfungsi mencapai satu
sasaran tertentu.
Menurut Jaes D. Mooney, asas-asas
organisasi lebih banyak bersumber pada ketataniagaan ketimbang ketataprajaan.
Mooney menyatakan bahwa bila satu
golongan bergabung untuk tujuan yang sama, sekalipun mereka terdiri atas dua
orang saja, maka di situ telah tapak adanya dasar-dasar psikis dari suatu
organisasi.
Contoh sederhana dari organisasi itu adalah :
Apabila dua orang menyatukan tenaga
untuk mendorong suatu obyek yang terlalu berat kalau dikerjakan oleh seorang
saja.
Menurut Mooney dari contoh itu
merupakan dasar utama dari suatu organisasi,dan disitulah terdapat koordinasi
dari upaya tersebut.
Webster mengartikan organisasi
sebagai gabungan organ secara structural (terkoordinasi). Webster mengartikan
organ sebagai unsur-unsur dalam suatu usaha,yaitu manusia dengan segala
aktifitasnya.
Adapun struktur menurut polak adalah suatu
susunan dan pola antar hubungan intern yang agak stabil. Dengan demikian
struktur merupakan ikatan yang bersifat :
a)
Menjain kelangsungan hidup atau kontinuitas
kelompok
b)
Meungkinkan terwujudnya pelaksanaan fungsi
organisasinya.
Secara sosiologis, organisasi
diartikan sebagai suatu kolektivitas yang bersifat sei kelompok dan dibuat
strukturnya. Adapun kolektivitas merupakan hipunan orang-orang yang terbagi dalam 3 golongan :
·
Apayang disebut kelompok (secara alami langsung
menunjukan adanya struktur) seperti keluarga, semi atau kuasa kelompok (tidak
memiliki struktur)
·
Organisasi (kuasa kelompok yang diberi struktur dalam arti
dibuat struktur)
Arifin Abdul rachan menyatakan
bahwa maajemen adalah kegiatan-kegiatan untuk mencapai sasaran dan tujuan pokok
yang telah ditentukan dengan menggunakan orang-orang pelaksana.
Dapat ditarik kesimpulan bahwa
pengorganisasian dalam kegiatan manajemen mengandung 2 maksud,yaitu :
1.
Sebagai wadah yang merupakan tempat dimana terdapat orang-orang
beserta fasilitas kegiatannya yang berupa uang, bahan-bahan, mesin, metode
kerja, dan pasar pelemparan hasil kerjanya.
2.
Sebagai alat pencapaian tujuan merupakan
organisasi yang berkewajiban melaksanakan fungsi-fungsi manajemen dalam
mewujudkan cita-cita yang ingin dicapainya.
B.
Pengadaan SDM dan Fasilitasnya
SDM guna kepentingan Manajemen
Pers Dakwah merupakan pencarian dan pengumpulan tenaga kerja yang berpredikat
dai dan berkemampuan kerja dalam bidang jurnalistik.
Kegiatan yang dimaksud :
1.
Penarikan pelamar : Menginformasikan tentang adanya lowongan
kerja bagi mereka yang memiliki kualifikasi pengetahuan dan keterampilan kerja dala bidang jurnalistik
untuk keperluan dakwah Islamiyah. Baik melalui audisi,iklan,atau edaran, dan
pengumuman di media masa.
2.
Penetapan Kebutuhan pegawai : Dilakukan untuk
menentukan julah pegawai yang diperlukan secara kualitas dan kuantitas sesuatu
dengan julah produk jurnalistik yang akan dihasilkan.
3.
Penyaringan calon pegawai.
C.
Penyaringan Tenaga Kerja
Guna memperoleh pegawai yang tepat
jumlah dan kualifikasinya dalam posisi yang disediakan lembaga, maka terhadap
para pelaar itu pun harus dilakukan penyaringan dengan mengadakan tes pengetahuan, keterampilan, kesehatan, dan
akhlaknya.
Penyediaan Formasi (Lowongan
Jabatan) dilakukan sesuai dengan hirarki organisasi yang telah ditetapkan dalam
struktur lembaga(pers dakwah) yang terpilih. Adapun formasi yang disediakan,
tentunya harus pula disesuaikan dengan kemampuan sarana yang tersedia dan
terbatas pada jabatan-jabatan yang urgen untuk disediakan. Jabatan yang penting
sekali diadakan adalah jabatan yang terkait dengan kegiatan utama dalam jurnalistik.
D.
Pelatihan dan Pembagian Tugas
Untuk memperoleh tenaga kerja yang tepat guna
menduduki forasi yang disediakan kiranya perlu diadakan pelatihan (training)
tentang pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam jabatan-jabatan yang
tersedia itu. Umumnya perusahaan-perusahaan memberikan demikian demi pelatihan
paling lama 3 bulan. Dari hasil pelatihan tersebut dapat diketahui orang-orang
yang patut ditempatkan pada jabatan-jabatan yang tersedia
E.
Kompensasi Pekerjaan
Dalam hal ini dikenal ada dua jenis kompensasi
pekerjaan,yaitu :
1.
Bersifat Langsung,
·
diberikan dalam berntuk uang berupa gaji (tetap dengan jumlah nominal yang pasti)
·
upah (tidak tetap dan jumlah nominalnya pun
tidak pasti)
·
insentip (hadiah yang identic dengan upah)
2.
Bersifat tidak Langsung
·
Diberikan dalam bentuk uang atau barang berupa
tunjangan-tunjangan dan pelayanan atau fasilitas,seperti rumah dinas,kendaraan
dinas,kesehhatan.
F.
Desain
Pekerjaan
Secara Hirarkis, job description
tersebut dilukiskan dalam bentuk “bagan organisasi” yang menggabarkan hubungan
kerja antar departemen, divisi, atau
unit kerja unit kerja didalam
suatu organisasi.
Khususnya dalam hal pembuatan
bagan organisasi dsapat dilakukan dengan 3 cara,yaitu : Vertical, horizontal, dan gabungan keduanya
(vertical dan horizontal). Untuk jelasnya dapat disiak contoh-contoh berikut :
1.
Bagan Organisasi Vertikal
|
DIRUT
|
|
Dir.
Pemasaran
|
|
Dir.
Produksi
|
|
Dir.
Umum
|
|
Dir.
Keuangan
|
2.
Bagan organisasi horizonta
|
Dir.
Peasaran
|
|
Dir.
Produksi
|
|
Dir.
Keuangan
|
|
DIRUT
|
|
Dir.
Umum
|
3. Bagan
organisasi gabungan
|
DIRUT
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||
|
|
Dir
|
Dir
|
Dir
|
|
Dir
|
|||||||||
|
|
Keuangan
|
|
Umum
|
Produksi
|
|
Pemasaran
|
|
|||||||
|
|
|
|
|
|||||||||||
|
Bag
|
Bag
|
Bag
|
|
Bag
|
|
|||||||||
|
|
Pembukaan
|
|
Kepegawaian
|
Redaksi
|
|
Penjualan
|
|
|||||||
|
|
|
|
|
|||||||||||
|
Bag
|
Bag
|
Bag
|
|
Bag
|
|
|||||||||
|
|
Verivikasi
|
|
Humas
|
Percetakan
|
Sirkulasi
|
|||||||||
G.
Desain Organisasi
Ikatan lain sebagai struktur suatu
organisasi dinyatakan dalam bentuk akte pembentukan lembaga (pers dakwah) yang
didasarkan pada anggaran dasar dan anggaran ruah tangga organisasi atau
lembaganya. Didalamnya akan ditemukan gambaran tentang misi dan visi, tujuan,
serta norma-norma perilaku individu maupun kelompok yang harus ditegakan demi
tercapainya tujuan yang telah ditetapkanya.
Dengan demikian, desain organisasi
merupakan struktur organisasi secara keseluruhan menggambarkan bangunan upaya
dan usaha lembaganya. Dalam hal Manajemen Pers Dakwah, tentunya desain
organisasinya memberikan gambaran tentang bentuk organisasi dan usaha pers
dakwahnya, kegiatan jurnalistik serta tujuan-tujuan yang mengarah pada tujuan
akhir dakwah Islamiyyah.
Langganan:
Komentar (Atom)